Custom Search

Reviews Directory

Memaparkan catatan dengan label Agama dan Pegangan Hidup. Papar semua catatan
Memaparkan catatan dengan label Agama dan Pegangan Hidup. Papar semua catatan

Rabu, 23 Julai 2008

Pengertian DAJJAL

Saya tertarik dengan artikel mengenai DAJJAL ini dari sebuah blog memandangkan dengan keadaan dunia hari ini yang telah banyak berlaku peristiwa-peristiwa yang telah digambarkan sejak 1400 tahun yang lalu melalui kitab suci al-Quran dan Hadis-hadis sahih Rasulullah. Semoga kita sebagai umat Islam mendapat iktibar darinya dan bagi yang bukan beragama Islam agar mendapat hidayah dan petunjuk yang benar tentang penyelewengan dan pembohongan halus bangsa-bangsa barat dan yahudi ke atas bangsa-bangsa lain di dunia.

Pengertian DAJJAL : Menurut Kajian Islam

Dajjal disebutkan berulang-ulang dalam Hadits, sedangkan Ya'juj wa-Ma'juj bukan saja disebutkan dalam Hadits, tapi juga dalam Al-Qur'an. Kata Dajjal berasal dari kata "dajala", ertinya menutupi (sesuatu). Kamus Lisanul-'Arab mengemukakan beberapa pendapat mengapa disebut Dajjal.

Menurut suatu pendapat, ia disebut Dajjal karena ia adalah pembohong yang menutupi kebenaran dengan kepalsuan. Pendapat lainnya mengatakan, karena ia menutupi bumi dengan bilangannya yang besar. Pendapat ketiga mengatakan, karena ia menutupi manusia dengan kekafiran. Keempat, karena ia tersebar dan menutupi seluruh muka bumi. Pendapat lain mengatakan, bahwa Dajjal itu bangsa yang menyebarkan barang dagangannya ke seluruh dunia, artinya, menutupi dunia dengan barang dagangannya. Ada juga pendapat yang mengatakan, bahwa ia diberi nama Dajjal karena mengatakan hal-hal yang bertentangan dengan hatinya, artinya, ia menutupi maksud yang sebenarnya dengan kata-kata palsu (seperti sifat nifaq/munafiq).

Kata Dajjal tak tertera dalam Al-Qur'an, tetapi dalam Hadits sahih diterangkan, bahwa sepuluh ayat pertama dan sepuluh ayat terakhir dari Surah Al-Kahfi (tukar translation ke Malaysian, pilih sura/chapter ke-18 dan play untuk dengar bacaan ayat yang dinyatakan ini) melindungi orang dari fitnahnya Dajjal, jadi menurut Hadits ini, Al-Quran memberi isyarat siapakah Dajjal itu.

Mengenai hal ini diterangkan dalam Kitab Hadits yang amat sahih sebagai berikut: "Barang siapa hafal sepuluh ayat pertama Surat Al-Kahfi, ia akan selamat dari(fitnahnya) Dajjal.""Barang siapa membaca sepuluh ayat terakhir dari surat Al-Kahfi, ia akan selamat dari (fitnahnya) Dajjal."Boleh jadi, dalam menyebut sepuluh ayat pertama dan sepuluh ayat terakhir, itu yang dituju ialah seluruh surat Al-Kahfi yang melukiskan ancaman Nasrani yang beraspek dua, yang satu bersifat keagamaan, dan yang lain bersifat keduniaan.

Bacalah sepuluh ayat pertama dan sepuluh ayat terakhir surat Al-Kahfi, anda akan melihat seterang-terangnya bahwa yang dibicarakan dalam dua tempat itu adalah ummat Nasrani. Mula-mula dihuraikan aspek keagamaan, yang dalam waktu itu Nabi Muhammad s.a.w dikatakan sebagai orang yang memberi peringatan umum kepada sekalian manusia (ayat 2 alkahfi), lalu dikatakan sebagai orang yang memberi peringatan khusus kepada ummat Nasrani (ayat 4 alkahfi), yaitu ummat yang berkata bahwa Allah mengambil Anak laki-laki. Demikianlah bunyinya:"Segala puji kepunyaan Allah Yang menurunkan Kitab kepada hamba-Nya ..., ... agar ia memberi peringatan tentang siksaan yang dahsyat dari Dia… dan ia memperingatkan orang-orang yang berkata bahwa Allah mengambil anak laki-laki." (Al-kahfi:1-4).Terang sekali bahwa yang dituju oleh ayat tersebut ialah ummat Nasrani, yang ajaran pokok agamanya ialah Tuhan mempunyai Anak laki-laki. Dalam sepuluh ayat terakhir surat Al-Kahfi dihuraikan seterang--terangnya, bahwa ummat Nasrani mencapai hasil gemilang di lapangan duniawi. Demikianlah bunyinya :"Apakah orang-orang kafir mengira bahwa mereka dapat mengambil hamba-Ku sebagai pelindung selain Aku?… Katakan Apakah Kami beritahukan kepada kamu orang-orang yang paling rugi perbuatannya? (Yaitu) orang yang tersesat jalannya dalam kehidupan dunia, dan mereka mengira bahwa mereka adalah orang yang mempunyai keahlian dalam membuat barang-barang." (Al-kahfi: 102-104). Ini adalah gambaran tentang bangsa-bangsa Barat yang diramalkan dengan kata-kata yang jelas. Membuat barang adalah keahlian dan kebanggaan ummat Nasrani, dan ciri-khas inilah yang dituju oleh ayat tersebut. Mereka berlomba-lomba membuat barang-barang, dan mereka begitu sibuk dalam urusan ini, sehingga penglihatan mereka akan nilai-nilai kehidupan yang tinggi, menjadi kabur sama sekali. Membuat barang-barang, sekali lagi membuat barang-barang, adalah satu-satunya tujuan hidup mereka di dunia. Jadi, sepuluh ayat pertama dan sepuluh ayat terakhir surat Al-Kahfi menerangkan dengan jelas bahayanya ajaran Kristen tentang Putra Allah, dan tentang kegiatan bangsa-bangsa Kristian di lapangan kebendaan, dan inilah yang dimaksud dengan fitnahnya Dajjal. Dipandang dari segi duniawi, kesejahteraan material mereka harus dipandang sebagai segi kebaikan mereka. Itulah sebabnya mengapa dalam Hadits digambarkan, bahwa mata Dajjal yang hanya satu, yaitu mata duniawi; gemerlap bagaikan bintang. Al-Our'an juga menerangkan keahlian mereka dalam membuat barang-barang.

Jadi julukan Dajjal hanyalah sebagian dari gambaran bangsa itu. Dalam Al-Qur'an, bangsa-bangsa Kristian disebut "para penghuni Gua dan inskripsi" (alkahfi:9). Gambaran ini menggambarkan dua aspek sejarah agama Kristian. "Para penghuni Gua" merupakan gambaran yang tepat bagi kaum Kristen dalam permulaan sejarah mereka karena pada waktu itu ciri khas mereka yang paling menonjol ialah hidup dalam biara. Mereka meninggalkan sama sekali urusan duniawi untuk mengabdikan sepenuhnya dalam urusan agama. Dengan perkataan lain, mereka membuang dunia guna kepentingan agama.Akan tetapi pada zaman akhir, mereka digambarkan sebagai "Bangsa Inskripsi (ar-raqimi)". Kata raqmun artinya barang yang ditulis. Kata ini khusus digunakan bagi harga yang ditulis pada barang-barang dagangan, seperti pakaian dan sebagainya. Gambaran ini mengandung arti penyerapan mereka yang amat dalam, dalam urusan duniawi, fakta ini diuraikan dalam Al-Qur'an sbb: "Orang-orang yang usahanya menderita rugi dalam kehidupan dunia ini" (18:104).Jadi, bangsa Kristian yang pada permulaan sejarah mereka membuang dunia untuk kepentingan agama, tetapi pada zaman akhir, mereka membuang agama untuk kepentingan dunia; oleh sebab itu, mereka dikatakan dalam Al-Qur'an sebagai "salah satu pertanda Kami yang mengagumkan" (alkahfi:9). Ayat Al-Qur'an tersebut di atas adalah gambaran yang tepat tentang kecondongan mereka kepada kebendaan.

Oleh karena dalam urusan duniawi, mereka lebih maju dari bangsa-bangsa lain, maka bangsa lain itu mengikuti mereka secara membuta-tuli, karena terpikat oleh keuntungan-keuntungan duniawi yang dijamin oleh mereka.Jadi, bangsa-bangsa Kristian menyesatkan bangsa-bangsa lain di dunia, bukan saja dengan pengertian yang salah tentang Putra Allah dan Penebusan dosa, melainkan pula dengan cita-cita mengejar-ngejar kebendaan secara membuta-tuli, dengan mengabaikan sama sekali nilai-nilai hidup yang lebih tinggi. Oleh karena itu, dalam Hadits, mereka diberi nama Dajjal, atau penipu ulung.

source:http://www.darulnuman.com/cgi-bin/forum/YaBB.pl?board=2&action=display&num=466

Rasulullah saw bersabda kepada kami, Dajjal akan keluar dari bumi ini dibagian timur bernama Khurasan (Jamiu at Tirmidzi). Abû Hurayrah meriwayatkan bahwa Nabi saw. bersabda:"Hari Kiamat tidak akan datang hingga 30 Dajal (pendusta) muncul, mereka semua berdusta tentang Allah dan Rasul-Nya. " Salah satu dari 30 dajal-dajal kecil akan membuka jalan bagi munculnya al-Masîh al-Dajjâl (Dajjal nantinya akan berperang dengan imam mahdi dan di bunuh oleh nabi Isa as). wallahu al'am..

"Dajjal adalah seorang laki-laki yang gemuk, berkulit merah dan berambut keriting..." (HR.Bukhari dan Muslim)

"Diawal kemunculannya, Dajjal berkata, Aku adalah nabi, padahal tidak ada nabi setelahku. Kemudian ia memuji dirinya sambil berkata, Aku adalah Rabb kalian, padahal kalian tidak dapat melihat Rabb kalian sehingga kalian mati (HR.Ibnu Majah)

Sifat2 DAJJAL

1) Dajjal seorang laki yang berpostur pendek, gempal, berambut kribo, berkaki bengkok (agak pengkor).

2) Dajjal memiliki mata yang buta.

3) Dajjal datang dan bersama ada gunung roti dan sungai air.

4) Dajjal memiliki kemampuan berpindah dari satu tempat ke tempat lain dengan cepat dan kecepatannya seperti hujan badai atau secepat awan yang ditiup angin kencang.

5) Dajjal mempunyai pengikut yang sangat banyak, bahkan di akhir zaman nanti banyak manusia yang berangan-angan untuk berjumpa dengan Dajjal.

6) Dajjal akan muncul dengan mengaku sebagai orang bijak/baik, sehingga banyak sekali orang yang tertarik untuk mengikutinya.

7) Dajjal akan muncul dan sebagai nabi.

8) Dajjal akang menggunakan nama Al-Masih.

9) Dajjal akan mengaku sebagai Tuhan.

10) Dajjal akan mendakwahkan agama Allah.

11) Dajjal mampu menghidupkan orang mati dan menyembuhkan orang sakit.

12) Dajjal dapat menurunkan hujan.

13) Dajjal bisa mengeluarkan perbendaharaan (perhiasan dan harta) dari bangunan yang roboh, lalu perbendaharaan itu akan mengikuti ratunya.

14) Dajjal akan membunuh seseorang dan menghidupkannya kembali.

15) Dajjal bisa berpindah raga dan tempat dari satu bentuk ke bentuk lainnya.

16) Dajjal bisa membesarkan tubuhnya.

17) Dajjal biasa keluar masuk pasar dan makanan.

18) Dajjal bisa memerintahkan bumi untuk mengeluarkan tumbuh2an dan air.

19) Dajjal tidak memliki anak.

20) Dajjal memimpin orang yahudi.

21) Dajjal muncul di zaman pertikaian.


Wahai kaum muslimin, apa lagi yang kita tunggu, marilah segera kita kembali kepada Allah dan rasulnya.

"Jika salah seorang diantara kalian telah menyelesaikan bacaan tasyahhud akhirnya, hendaklah ia meminta perlindungan kepada Allah dari empat hal. Hendaknya ia berkata : 'Ya Allah, aku memohon perlindungan pada Mu dari siksa Neraka Jahannam, adzab kubur, fitnah (cobaan) hidup dan mati serta dari keburukan fitnah Dajjal."



Khutbah Nabi Mengenai Dajjal

Dari Abi Umamah Al-Bahiliy, beliau berkata: "Rasululah s.a.w telah berkhutbah di hadapan kami. Dalam khutbahnya itu Baginda banyak menyentuh masalah Dajjal.
Baginda telah bersabda: "Sesungguhnya tidak ada fitnah kerosakan di muka bumi yang paling hebat selain daripada fitnah yang dibawa oleh Dajjal".

Setiap Nabi yang diutus oleh Allah SWT ada mengingatkan kaumnya tentang Dajjal. Aku adalah nabi yang terakhirsedangkan kamu adalahumat yang terakhir. Dajjal itu tidak mustahil datang pada generasi(angkatan) kamu. Seandainya dia datang sedangkan aku masih ada di tengah-tengah kamu, maka aku adalah sebagai pembela bagi setiap mukmin.
Kalau dia datang sesudah kematianku, maka setiap orang menjaga dirinya.Dan sebenarnya Allah SWT akan menjaga orang-orang mukmin.

"Dajjal itu akan datang nanti dari satu tempat antara Syam dan Irak. Dan mempengaruhi manusia dengan begitu cepat sekali. Wahai hamba Allah, wahai manusia, tetaplah kamu. Di sini akan saya terangkan kepada kamuciri-ciri Dajjal, yang belum diterangkan oleh nabi-nabi sebelumku kepada umatnya.

"Pada mulanya nanti Dajjal itu mengaku dirinya sebagai nabi. Ingatlah, tidak ada lagi nabi sesudah aku. Setelah itu nanti dia mengaku sebagai Tuhan. Ingatlah bahawa Tuhan yang benar tidak mungkin kamu lihatsebelum kamu mati. Dajjal itu cacat matanya sedangkan Allah SWT tidak cacat, bahkan tidak sama dengan baharu. Dan juga di antara dua mata Dajjal itu tertulis KAFIR, yang dapat dibaca oleh setiap mukmin yang pandai membaca atau buta huruf.

"Di antara fitnah Dajjal itu juga dia membawa syurga dan neraka.Nerakanya itu sebenarnya syurganya sedangkan syurganya itu neraka, yakni panas.Sesiapa di antara kamu yang disiksanya dengan nerakanya, hendaklah dia meminta pertolongan kepada Allah dan hendaklah dia membaca pangkal surah Al-Kahfi, maka nerakanya itu akan sejuk sebagaimana api yang membakarNabi Ibrahim itu menjadi sejuk.

"Di antara tipu dayanya itu juga dia berkata kepada orang Arab:"Seandainya aku sanggup menghidupkan ayah atau ibumu yang sudah lama meninggal dunia itu, apakah engkau mengaku aku sebagai Tuhanmu?" Orang Arab itu akan berkata: "Tentu." Maka syaitan pun datang menyamar sepertiayah atau ibunya. Rupanya sama, sifat-sifatnya sama dan suaranya pun sama. Ibu-bapanya berkata adanya: "Wahai anakku, ikutilah dia, sesungguhnya dialah Tuhanmu."

"Di antara tipu dayanya juga dia tipu seseorang, yakni dia bunuh dan dia belah dua. Setelah itu dia katakan kepada orang ramai: "Lihatlah apa yang akan kulakukan terhadap hambaku ini, sekarang akan kuhidupkan dia semula. Dengan izin Allah orang mati tadi hidup semula.
Kemudian Laknatullah Alaih itu bertanya: "Siapa Tuhanmu?" Orang yang dia bunuh itu, yang kebetulan orang beriman, menjawab: "Tuhanku adalah Allah, sedangkan engkau adalah musuh Allah." Orang itu bererti lulus dalam ujian Allah dan dia termasuk orang yang paling tinggi darjatnya di syurga."

Kata Rasulullah s.a.w lagi: "Di antara tipu dayanya juga dia suruh langit supaya menurunkan hujan tiba-tiba hujan pun turun. Dia suruh bumi supaya mengeluarkan tumbuh-tumbuhannya tiba-tiba tumbuh. Dan termasuk ujianyang paling berat bagi manusia, Dajjal itu datang ke perkampungan orang-orang baik dan mereka tidak mengakunya sebagai Tuhan, maka disebabkan yang demikian itu tanam-tanaman dan ternakan mereka tidak menjadi.

"Dajjal itu datang ke tempat orang-orang yang percaya kepadanya dan penduduk kampung itu mengakunya sebagai Tuhan. Disebabkan yang demikian hujan turun di tempat mereka dan tanam-tanaman mereka pun menjadi. "Tidak ada kampung atau daerah di dunia ini yang tidak didatangi Dajjal kecuali Makkah dan Madinah. Kedua-dua kota itu tidak dapat ditembusi oleh Dajjal kerana dikawal oleh Malaikat. Dia hanya berani menginjak pinggiran Makkah dan Madinah. Namun demikian ketika Dajjal datang ke pergunungan di luar kota Madinah, kota Madinah bergoncang seperti gempa bumi. Ketika itu orang-orang munafik kepanasan seperti cacing dan tidak tahan lagi tinggal di Madinah. Mereka keluar dan pergi bergabung dengan orang-orang yang sudah menjadi pengikut Dajjal. Inilah yang dikatakan hari pembersihan kota Madinah.

Dalam hadis yang lain, "di antara fitnah atau tipu daya yang dibawanya itu,Dajjal itu lalu di satu tempat kemudian mereka mendustakannya (tidak beriman kepadanya), maka disebabkan yang demikian itu tanam-tanaman mereka tidak menjadi dan hujan pun tidak turun di daerah mereka. Kemudian dialalu di satu tempat mengajak mereka supaya beriman kepadanya. Mereka pun beriman kepadanya. Maka disebabkan yang demikian itu Dajjal menyuruh langit supaya menurunkan hujannya dan menyuruh bumi supaya menumbuhkan tumbuh-tumbuhannya. Maka mereka mudah mendapatkan air dan tanam-tanaman mereka subur."

Dari Anas bin Malik, katanya Rasulullah s.a.w bersabda: "Menjelang turunnya Dajjal ada tahun-tahun tipu daya, iaitu tahun orang-orang pendusta dipercayai orang dan orang jujur tidak dipercayai. Orang yang tidak amanah dipercayai dan orang amanah tidak dipercayai."

Dari Jabir bin Abdullah, katanya Rasulullah s.a.w ada bersabda: "Bumi yang paling baik adalah Madinah. Pada waktu datangnya Dajjal nanti ia dikawal oleh malaikat. Dajjal tidak sanggup memasuki Madinah. Pada waktu datangnya Dajjal (di luar Madinah), kota Madinah bergegar tiga kali. Orang-orang munafik yang ada di Madinah (lelaki atau perempuan) bagaikan cacing kepanasan kemudian mereka keluar meninggalkan Madinah. Kaum wanita adalah yang paling banyak lari ketika itu. Itulah yang dikatakan hari pembersihan.

Madinah membersihkan kotorannya seperti tukang besi membersihkan karat-karat besi."

Diriwayatkan oleh Ahmad, hadis yang diterima dari Aisyah r.a. mengatakan:"Pernah satu hari Rasulullah s.a.w masuk ke rumahku ketika aku sedang menangis. Melihat saya menangis beliau bertanya: "Mengapa menangis?"Saya menjawab: "Ya Rasulullah, engkau telah menceritakan Dajjal, maka saya takut mendengarnya." Rasulullah s.a.w berkata: "Seandainya Dajjal datang pada waktu aku masih hidup, maka aku akan menjaga kamu dari gangguannya. Kalau dia datang setelah kematianku, maka Tuhan kamu tidak buta dan cacat."

Dari Jabir bin Abdullah, katanya Rasulullah s.a.w bersabda: "Dajjal muncul pada waktu orang tidak berpegang kepada agama dan jahil tentang agama. Pada zaman Dajjal ada empat puluh hari, yang mana satu hari terasa bagaikan setahun, ada satu hari yang terasa bagaikan sebulan, ada satu hari yang terasa satu minggu, kemudian hari-hari berikutnya seperti hari biasa."Ada yang bertanya: "Ya Rasulullah, tentang hari yang terasa satu tahun itu, apakah boleh kami solat lima waktu juga?" Rasulullah s.a.w menjawab:"Ukurlah berapa jarak solat yang lima waktu itu." Menurut riwayat Dajjal itu nanti akan berkata: "Akulah Tuhan sekalian alam, dan matahari ini berjalan dengan izinku. Apakah kamu bermaksud menahannya?" Katanya sambil ditahannya matahari itu, sehingga satu hari lamanya menjadi satu minggu atau satu bulan.

Setelah dia tunjukkan kehebatannya menahan matahari itu, dia berkata kepada manusia: "Sekarang apakah kamu ingin supaya matahari itu berjalan?"Mereka semua menjawab: "Ya, kami ingin." Maka dia tunjukkan lagi kehebatannya dengan menjadikan satu hari begitu cepat berjalan.

Menurut riwayat Muslim, Rasulullah s.a.w bersabda: "Akan keluarlah Dajjal kepada umatku dan dia akan hidup di tengah-tengah mereka selama empat puluh. Saya sendiri pun tidak pasti apakah empat puluh hari, empat puluh bulan atau empat puluh tahun. Kemudian Allah SWT mengutus Isa bin Maryam yang rupanya seolah-olah Urwah bin Mas'ud dan kemudian membunuh Dajjal itu."

Dan menurut ceritanya setelah munculnya Dajjal hampir semua penduduk dunia menjadi kafir, yakni beriman kepada Dajjal. Menurut ceritanya orang yang tetap dalam iman hanya tinggal 12,000 lelaki dan 7,000 kaum wanita.

Artikel ini dipetik dari : http://isteri-mamak-tua.blogspot.com/2008/07/dajjal.html

Ahad, 20 April 2008

Keliru Dengan Identiti

Kekeliruan Identiti Menjadikan Kita Hilang Arah

Orang politik melayu-muslim kita, hampir kesemua aliran yang ada sedang kegilaan mendapatkan kuasa. Bagaikan seseorang yang sedang jatuh cinta yang terlampau dan sanggup mengorbankan apa sahaja. Bak kata P.Ramlee: “Berkorban apa saja, harta ataupun nyawa. Itulah kasih mesra, sejati dan mulia. Kepentingan sendiri tidak diingini, bahgia kekasih saja yang diharapi”.

Saya baru sahaja berjumpa dengan YAB Perdana Menteri secara peribadi di pejabatnya pada hari Khamis lepas. Saya memberikan pandangan dalam beberapa perkara. Antaranya mengenai tuntutan memaklumkan keislaman seseorang yang baru menganut Islam kepada keluarga. Saya bertanya maksud beliau, kerana saya amat tidak bersetuju jika itu dijadikan syarat.

Teruskan membaca… »

Jumaat, 11 April 2008

Dialog Peradaban : Kristian




Kisah Seorang Bekas Paderi/Mubaligh Kristian Yang Menerima Hidayah Islam


Alhamdulillah…Segala Puji Bagi Allah SWT

Sesungguhnya Allah SWT akan membuka pintu hati sesiapa sahaja yang dikehendakiNya. Walaupun seseorang itu dahulunya keras menentang ajaran Islam akhirnya dengan petunjuk Allah SWT beliau menjadi seorang Islam yang baik, malah mungkin lebih baik dari orang Islam sendiri. Perkara ini bukanlah sesuatu yang baru, sejak zaman Rasulullah lagi contohnya Syaidina Umar Al-Khattab sebelum memeluk Islam merupakan seorang musuh Islam yang sangat keras. Namun dengan doa dari Rasulullah dan izin Allah SWT, akhirnya Syaidina Umar Al-Khattab menjadi seorang pejuang Islam yang berjaya memperluaskan ajaran Islam ke seluruh Jazirah Arab.

Justeru itulah, pada hari ini tidak seharusnya kita sebagai umat Islam terlalu taksub dan fanatic dengan keIslaman diri sendiri mengatakan diri kita lebih Islam dari orang Islam yang lain sanggup mengutuk dan mengeji orang-orang bukan Islam yang memusuhi serta memandang negatif terhadap umat Islam. Seharusnya, kita mesti menunjukkan tauladan yang baik untuk diperhatikan oleh orang-orang bukan Islam dan memperbaiki pengetahuan dan amalan Islam kita sendiri supaya kita menjadi seorang Islam teguh dan tidak terpengaruh dengan dakyah agama lain.

Mungkin ada antara kita tidak mau berbaik-baik dengan orang bukan Islam adalah kerana kita tak mau terpengaruh atau bersekongkol dengan apa yang mereka percayai dan yakini serta apa yang mereka amalkan. Selagi kita berpegang teguh pada ajaran Islam, walau dalam keadaan apa sekalipun kita mampu membezakan mana yang baik dan mana yang buruk. Serta menjauhi perbuatan jahat dan maksiat yang dilakukan oleh orang bukan Islam dalam usaha kita mendekati mereka.

Sebagai umat Islam kita perlu berbaik-baik dengan orang bukan Islam adalah untuk mendekati mereka supaya dapat memahami ajaran Islam sebenar, menafikan apa yang negative dipersangkakan oleh mereka terhadap Islam. Namun, kebanyakan umat Islam hari ini cuba menjauhi orang bukan Islam kerana permusuhan orang bukan Islam terhadap umat Islam, dan usaha-usaha mereka untuk menyesatkan dan menghapuskan ajaran Islam. Jika kita terus memusuhi mereka kerana apa yang telah mereka lakukan itu maka permusuhan ini tidak akan berakhir.

Oleh itulah, penyelesaian terbaik untuk menamatkan permusuhan ini adalah dengan mendekati mereka, namun dalam usaha ini kita sendiri harus mempunyai pengetahuan agama Islam yang teguh dan keyakinan yang tinggi terhadap iman kita sendiri. Disamping mempunyai kesabaran dalam usaha mendekati mereka tanpa rasa benci dan dendam. Permusuhan ini akan berakhir jika mereka diberi cukup kefahaman tentang Islam dan mereka mengakui sendiri bahawa ajaran Islam itu adalah benar. Tetapi sekiranya mereka masih lagi bertindak keras terhadap umat Islam maka permusuhan mereka bukanlah kerana mereka tidak memahami Islam tapi adalah disebabkan sikap dan hawa nafsu mereka yang tamak dengan kekuasaan dan harta dunia. Mereka inilah yang perlu diperangi.

Walaupun demikian, usaha mendekati mereka tidak seharusnya berhenti semata-mata kerana permusuhan mereka itu. Usaha berdialog, berbincang dan memberi kefahaman perlu diteruskan sebagai satu usaha ikhlas sekiranya hati mereka terbuka menerima ajaran Islam pada saat-saat akhir.

Video ini merupakan penjelasan dan pendedahan penyelewengan ajaran kristian dan pihak gereja oleh seorang bekas Paderi yang dahulunya bergiat aktif menyebarkan dakyah ajaran Kristian di Malaysia dan berusaha memurtadkan orang Islam yang jahil dari kalangan orang Melayu, akhirnya menemui kebenaran ajaran Islam setelah mengetahui banyak percanggahan dan penyelewengan yang berlaku dalam ajaran Kristian. Disamping contoh-contoh akhlak dan tauladan yang ditunjukkan oleh orang-orang Islam yang benar-benar menghayati dan mengamalkan ajaran Islam yang sebenar menjadikan beliau sedar dan insaf tentang kebenaran ajaran Islam ini.


Sabtu, 5 April 2008

Awas!! Al-Quran Palsu

Berbagai cara digunakan oleh orang kuffar untuk memurtadkan umat Islam. Al-Quran, kitab suci dan pedoman hidup umat Islam menjadi tumpuan mereka dalam usaha memurtadkan umat Islam.


Al-Quran Imaginasi

Seorang pensyarah Amerika yang mengaku kelahiran Palestin telah mengarang sebuah Al-Quran imaginasi bertajuk “Al-Furqanul-Haqq” (The True Furqan), yang diterbitkan oleh sebuah pertubuhan yang menggelar dirinya Komuniti Eksekutif Projek Omega 2001. Pensyarah itu yang nama sebenarnya Dr. Anis A. Shorrosh itu memakai nama samaran Al-Safee dan Al-Mahdi dalam kitab ini. Al-Quran tiruan 'pendeta' ini telah mengejutkan umat Islam sedunia kerana ia telah disebarkan ke seluruh dunia melalui internet. Bahkan edisi cetaknya telah diedarkan hingga ke Jawa Timur sejak akhir April 2002 seperti di Jombang, Bangil, dan Madura. Isinya yang mengandungi ayat-ayat tiruan seolah-olah sama sepertimana yang terkandung dalam surah al-Quran sebenar. Kitab setebal 368 halaman dengan kulit depan warna hijau bertuliskan kaligrafi Arab warna emas ini memuatkan beberapa nama surah palsu, di antaranya: surah Al-Iman, At-Tajassud, Al-Muslimun, dan Al-Washaya. Semua isinya memuji-muji Jesus. Gaya penyampaian dan penggunaan bahasa Arab klasik yang dipakai dalam Quran palsu ini agak mirip gaya bahasa yang diguna dalam Al-Quran sebenar. Bagi orang yang tidak memahami selok-belok bahasa Arab secara mendalam berkemungkinan akan menganggap The True Furqan sebagai sebuah kitab Al-Quran tulen. Sebab kata “Al-Furqan” sendiri sinonim dengan kata “Al-Qur’an.” Tujuan penyebaran Al-Furqanul-Haqq ke tengah-tengah masyarakat Muslim ini jelas bertujuan untuk menanamkan keraguan umat Islam terhadap kitab suci Al-Quran. Sasarannya, agar umat Islam memandang Al-Quran sebagai kitab suci yang sudah menyimpang. Kesucian Al-Quran sememangnya tidak akan mampu diganggu gugat, kerana Allah sendiri telah menjamin keasliannya sehingga ke akhir zaman.


Allah menyatakan dalam Al-Quran: “Sesungguhnya Kami menurunkan adz-Dzikr (Al-Quran) ini dan sungguh Kamilah Penjaganya” (Surah Al-Hijr: Ayat 9). Imam Ibnu Katsir menyatakan, makna ayat di atas adalah bahawa Allah SWT menjadi penjaga Al-Quran dari perubahan atau pergantian (Tafsir Al-Qur’anil ‘Azhîm, II, hlm. 666). Oleh yang demikian, secara iktiqad (kepercayaan dan keyakinan terhadap Keesaan Allah), Al-Quran akan sentiasa terjaga dari perubahan, penggantian, perombakan, atau peniruan. Semuanya dijamin oleh Allah SWT sendiri. Meskipun demikian, bukan bererti usaha-usaha kaum kuffar untuk memanipulasi dan merosakkan kesucian Al-Quran sebenar terus berhenti. Mereka akan terus berusaha untuk mengelirukan keyakinan umat Islam terhadap Al-Quran sebenar. Mereka inginkan agar umat Islam tidak lagi meyakini Al-Quran sebagai wahyu Allah, kerana boleh ditandingi dengan Al-Quran tiruan yang bernama Al-Furqanul-Haqq (The True Furqan).


Pemalsuan Al-Quran untuk Misi Penyesatan

Selain penghasilan dan penyebaran kitab Al-Quran palsu ini, bertebaran pula buku-buku dan ayat-ayat Al-Quran dan Hadis palsu ini. Ayat-ayat palsu ini dikutip sepotong-sepotong lalu diulas dan disusun kesimpulan terjemahan maksudnya seolah-olah Tuhan dan penyelamat manusia adalah Nabi Isa atau Jesus berdasarkan pemahaman mereka. Bentuk pemalsuan ini diterbitkan dalam buku-buku dan brosure. Buku-buku tentang ulasan-ulasan Al-Quran palsu yang sudah beredar ke khalayak umum ialah :

- Keselamatan di dalam Islam,
- Ayat-ayat Penting di dalam Islam,
- As-Shodiqul Masduq (Kebenaran Yang Benar),
- As-Sirrullahil-Akbar (Rahasia Allah Yang Paling Besar),
- Selamat Natal Menurut Al-Quran,
- Telah Kutemukan Rahsia Allah Yang Paling Besar,
- Ya Allah Ya Ruhul Qudus,
- Aku Selamat Dunia dan Akhirat,
- Wahyu Tentang Neraka,
- Wahyu Keselamatan Allah, dan lain-lain.

Buku-buku penyesatan karya Poernama Winangun :
- Upacara Ibadah Haji,
- Ayat-ayat Al-Quran Yang Menyelamatkan,
- Isa Alaihis Salam Dalam Pandangan Islam,
- Siapakah Yang Bernama Allah
- Riwayat Singkat Pusaka Peninggalan Nabi Muhammad saw.

Contoh brosure penyesatan :
- Dakwah Ukhuwah,
- Shirathal Mustaqim
- Al-Barakah.

Judul-judul lain :
- Rahsia Jalan ke Syurga,
- Allahu Akbar Maulid Nabi Isa a.s,
- Kesaksian Al-Quran tentang Keabsahan Taurat dan Injil,
dan lain-lain.

Isi buku dan brosure penyesatan ini rata-rata sama, iaitu mengutip serta mengulas Al-Quran dan Hadis palsu ini yang disampaikan dan dikait-kaitkan antara satu sama lain tanpa mengindahkan kaedah pentafsirannya untuk mendukung doktrin kristian bahwa Nabi Isa (Jesus) adalah Tuhan dan Penyelamat penebus dosa manusia.


Al-Quran Palsu dengan Gambar Jesus

Al-Quran palsu dengan kulit muka depannya gambar Jesus tersebar di wilayah SLTP 1 Pakan Kamis, Kecamatan Tilatang Kamang, Kabupaten Agam dan Sumatera Barat. Pada suatu pagi Khamis (17/5) di ruang kelas I-1, dua orang siswa tampil ke hadapan hendak membacakan ayat suci Al-Quran, namun dibatalkan. Ketika salah seorang dari mereka dengan siku tangannya tanpa sengaja menggeser Al-Quran, kitab suci itu terjatuh. Dengan pantas dia cuba menyambutnya namun tidak sempat mencapainya. Siswa tersebut menggelabah ketakutan. Bukan karena Al-Quran itu jatuh, tetapi lebih pada pemandangan yang mereka lihat di sebalik kulit tebal al-Quran palsu tersebut terkeluar berserakan kertas bertuliskan huruf-huruf Latin, antara lain, “Jesus Kristus” yang kemudian diikuti sejumlah kalimah lain. Pada bahagian lain terbaca pula kata-kata “Bonda Maria, domba gembala, gereja” serta bait-bait lagu gereja. Kerana kertas itu terjatuh dari dalam Al-Quran tersebut, pastinya akan menimbulkan keraguan terhadap apa yang terkandung di dalam kitab tersebut yang memungkinkan terdapatnya lebih banyak ayat-ayat yang seperti itu.

Secara spontan, para siswa pun berteriak. Irmawati, seorang guru agama, sebelumnya tak percaya. Setelah melihat Al-Quran yang terjatuh ada tulisan tersebut, barulah ia mempercayainya. “Saya sangat terkejut,” katanya. Dia mengadukan hal itu kepada pengetua sekolah. Irmawati juga mengaku merampas Al-Quran sejenis yang di belakang kulitnya ada kata-kata Jesus, Buddha, Wihara, dan entah apa lagi. Kes itu pun dibawa ke Majlis Ulama Indonesia (MUI) yang kemudian diteruskan untuk siasatan polis.

Kata-kata Jesus dengan huruf Latin ini dibuat di dalam kandungan muka surat Al-Quran palsu tersebut. Kalau Al-Quran palsu itu tidak diperhatikan isi kandungannya , maka tulisan kata-kata Jesus dan sejumlah bait lagu-lagu gereja yang ditulis itu, tidak mungkin akan pernah diketahui. Kepsek Jufrialdi mengatakan pada akhir Februari 2004, dia telah bertemu dengan tokoh masyarakat Tilatang Kamang, Buya Haji Usman Husen. Usman merupakan orang yang ternama, seorang ketua Golkar Kabupaten Agam serta anggota DPRD Sumbar, maka Jufrialdi meminta agar sekolahnya diberi bantuan Al-Quran dan buku-buku agama berkaitan.

Pada 3 Mac 2004, pembantu Usman, Linda telah membeli 200 buah Al-Quran di Toko Asria di Pasar Aur Kuning, Bukit Tinggi. Kerana jumlah pembelian yang banyak, Kepsek Jufrialdi mengambil inisiatif hendak membahagikan Al-Quran tersebut ke sekolah-sekolah lain. Sebanyak 60 buah Al-Quran diedarkan di SLTP 1, bakinya sebanyak 20 buah diberikan ke SLTP 2, 10 untuk SLTP 3, 10 untuk SLTP 4 dan 20 untuk SLTP 5, serta bakinya lagi untuk SMA I yang semuanya berada di wilayah Kecamatan Tilatang Kamang. Kapolresta Bukit Tinggi, AKBP M. Zaini, mengatakan pihaknya kini sedang melakukan penyiasatan secara khusus ke atas kes tersebut. “Saya tidak mau tergesa-gesa, nanti akan berlaku kesilapan dalam penyiasatan,” katanya. Sejumlah saksi telah disoal siasat, termasuk pemilik toko yang menjual Al-Quran palsu tersebut. Sementara, toko-toko lainnya tidak menjual Al-Quran tersebut. Kakanwil Depag Sumbar Dalimi Abdullah menyatakan pihaknya telah membawa surat dan dua Al-Quran itu ke Menteri Agama. Ketua MUI Sumbar, Nasrun Haroen menegaskan masih mencari maklumat lanjut terhadap masalah itu. Salah seorang Ketua MUI Sumbar, Buya Mas’oed Abidin, menyatakan pemerintah harus bertindak segera, sebab kalau mendiamkan diri dan lambat bertindak, umat Islam Indonesia akan marah. “Ini tidak boleh dikatakan sebagai satu kelalaian, mungkin di dalamnya ada unsur kesengajaan dan ini pelecehan terhadap umat Islam,” tegasnya.

Tokoh masyarakat wilayah Tilatang Kamang, Usman Hoesen, yang menyumbangkan Al-Quran itu menyatakan yang bermasalah dari Al-Quran itu adalah kulitnya, bukan ayat-ayat di dalamnya. Al-Quran yang “disusupi” itu, katanya, berkulit merah. Dari 200 buah yang dibeli, ada 141 buah yang “disusupi” kata-kata Jesus Kristus, sementara sisanya bersih. Yang disusupi itu merupakan Al-Quran keluaran tahun 1994 yang dicetak Percetakan Madu Jaya Makbul Surabaya. Sementara yang bersih dicetak PT Tanjung Emas Inti Semarang. Di Mapolres saat ini ada 60 buah Al-Quran yang diambil dari SLTP I, lainnya masih dalam perhatian.

Sementara itu, di Jakarta telah buku putih berjudul "Isa Almasih di dalam Al-Quran dan Hadits" telah diedarkan kepada umum. Buku putih setebal 73 halaman ini diedarkan oleh missionaris untuk menggoyang akidah umat Islam. Seluruh bahagian dalam buku dari kulit depan hingga ke penutupnya sarat dengan penghujahan ajaran Islam manipulasi sejarah dan pemutarbelitan ayat Al-Quran dan Hadits Nabi. Muka surat depan, di atas judul “Isa Al-masih di dalam Al-Quran dan Hadits” dipampang kaligrafi surah Az Zukhruf: Ayat 61 “wattabi’uuni haadzaa shiraatum mustaqiim” yang bermaksud: "ikutilah aku, inilah jalan yang lurus". Di bawah ayat ini, dipaparkan gambar Jesus sedang berdiri menginjak-injak kitab suci. Penginjil yang menamakan dirinya (nama samaran) Abdul Yadi, hanya berani berbuat, tidak mau bertanggung jawab. Kerana dalam buku putihnya itu, dia tidak berani mencatatkan nama sebenarnya, nama penerbit dan alamat jelasnya. Seharusnya, jika dia meyakini kebenaran tulisannya, dia harus bersikap gentleman dan jangan main lempar batu sembunyi tangan.


Tugas Pemimpin (Imam) Negara

Dari peristiwa penodaan terhadap Al-Quran yang dilakukan oleh para misionaris tadi, nampak jelas bahwa dibuatnya Al-Quran palsu, pengutipan ayat pada kulit buku Kristian, serta penyesatan ayat untuk misi tersebut merupakan satu kesatuan rangkaian halus untuk menghancurkan tegaknya Islam di muka bumi. Kerana itu, kaum Muslimin mesti menyedari bahawa usaha untuk menghalang tegaknya Islam dan usaha mengembalikan penganut Islam kepada kekufuran terus dilakukan sehingga zaman sekarang. Selain itu, usaha ‘halus’ memurtadkan kaum Muslim dengan cara memalsukan dan melecehkan Al-Quran merupakan satu kemungkaran. Untuk menghadapi kemungkaran itu.

Rasulullah SAW menyatakan: “Barangsiapa di antara kalian melihat suatu kemungkaran, maka ubahlah dengan kekuatan; jika tidak mampu maka ubahlah dengan lisan; dan jika tidak mampu maka ubahlah dengan hati (tidak setuju dengan kemungkaran tersebut). Itu adalah selemah-lemahnya iman” (HR Ashabus-Sunan). Hadits ini adalah untuk siapapun dari kalangan umat Islam. Namun, sebenarnya dalam syariat Islam, yang pertama kali harus bertanggungjawab atas persoalan ini adalah penguasa. Rasulullah saw. menegaskan: “Pemimpin (Imam) itu adalah penggembala, dan dialah yang bertanggungjawab atas rakyat yang digembalakannya.” Dalam hadis ini jelas bahawa penguasalah yang wajib memelihara dan menjaga rakyatnya dalam segala hal, termasuk dalam hal akidahnya.

http://swaramuslim.net/ISLAMKRISTEN/more.php?id=1962_0_7_9_M


Selasa, 1 April 2008

Fitna Itu Fitnah

Sekarang ini begitu heboh diperkatakan tentang tayangan filem pendek FITNA yang dihasilkan oleh seorang ahli politik Belanda Geert Wilders bertujuan untuk menghina Islam dan al-Quran. Sehinggakan banyak negara Islam dan umat Islam membantah tindakan biadap tersebut. Mungkin ada antara anda yang sudah melihat filem tersebut dan mungkin juga belum. Anda boleh tonton filem berkenaan di dalam Youtube untuk melihat sendiri bagaimana penghinaan tersebut dibuat. Dinasihatkan kepada sesiapa yang melihat video tersebut agar berfikir secara rasional dan membuat penilaian secara ilmiah apakah benar apa yang disampaikan oleh filem tersebut atau ia satu FITNA(H) terhadap Islam dan penganutnya supaya dibenci oleh umat agama lain. Saya percaya kita rakyat Malaysia sudah faham akan sikap toleransi dan saling hormat-menghormati antara kita walaupun berlainan agama dan bangsa.


Saya hendak mengulas sedikit tentang apa yang ditunjukkan dalam filem tersebut. Ayat-ayat al-Quran yang disentuh adalah diambil secara sekerat-sekerat saja dan tidak menggambarkan ayat-ayat yang sebelum dan selepasnya bagi menggambarkan secara keseluruhan apa yang hendak disampaikan menerusi wahyu Allah tersebut. Justeru itulah, saya menyeru kepada sesiapa saja untuk menghayati ayat-ayat suci al-Quran secara keseluruhannya untuk memahami isi kandungan dan pengajaran yang hendak disampaikan dan bukan membaca sekerat-sekerat saja.


Berkaitan dengan gambar dan video pula, lebih banyak dipaparkan tragedy 9/11 di Amerika Syarikat, pengeboman pengganas di Eropah, gambar-gambar kanak-kanak dan wanita cedera yang diambil adalah dari hasil kekejaman mereka sendiri. Ucapan-ucapan pemimpin Islam dan orang awam yang ditunjukkan cuma mengambil keratan-keratannya saja, tidak menggambarkan apa perkara pokok sebenar yang cuba hendak disampaikan berkaitan kekejaman dan ketidakadilan barat dalam menangani masalah terutama di Palestin. Wilders telah mempergunakan sebaik-baiknya gambar dan ucapan ini untuk mengaitkannya dengan keganasan yang dilakukan oleh segelintir orang Islam yang tertekan dan dizalimi. Sedangkan kita tahu bahawa terdapat banyak lagi gambar-gambar dan video kekejaman tentera penceroboh di Iraq dan Afghanistan lebih teruk lagi membabitkan rakyat yang tak berdosa terutama dari kalangan kanak-kanak, wanita dan orang tua yang lemah. Mereka membunuh atas alasan memerangi keganasan mengikut persepsi mereka. Begitu banyak gambar dan video kekajaman Israel di Palestin terhadap golongan yang lemah ini tidak pula ditunjukkan dan dipaparkan dalam filem tersebut.


Kalau hendak disingkap semula segala kekejaman dan keganasan tentera barat terhadap umat Islam dan umat manusia di seluruh dunia memang terlalu banyak. Misalnya perang Korea, pengeboman bom atom di Jepun, perang Vietnam dan sebagainya. Tapi umat Islam yang rasional dan matang bukanlah penganut yang suka berbalas dendam dan suka mengungkit-ungkit kisah lampau untuk memburukkan bangsa barat bagi membalas balik tindakan mereka. Begitu juga bangsa lain di Afrika dan Asia tidak pernah memburuk-burukkan bangsa barat walaupun mereka pernah dijajah barat. Cuma apa yang dipinta adalah menuntut kembali hak dan keadilan yang dirampas dari bangsa penjajah ini. Hanya bangsa barat saja yang suka memburuk-burukkan bangsa lain dan menganiaya mereka sejak beratus-ratus tahun dahulu lagi kerana mereka tidak mau bangsa lain lebih kuat dan menonjol dari mereka. Kita kena ingat sejarah, baru kita tau bagaimana rupa dan sikap sebenar mereka terhadap bangsa lain.


Justeru itu, kita boleh faham dari apa yang disampaikan dan cara penyampaiannya bahawa filem ini sebenarnya adalah bertujuan untuk membangkitkan semula rasa benci dan marah orang bukan Islam (yang tidak faham dan mengenali ajaran sebenar Islam) terhadap agama dan umat Islam yang terdiri daripada pelbagai bangsa di dunia. Ahli politik ini jelas menunjukkan kebimbangannya bahawa agama Islam semakin berkembang pesat bukan saja di dunia malah di negara barat sendiri. Perkembangan ini adalah disebabkan kefahaman umat manusia terhadap apa yang diajarkan oleh agama Islam melalui al-Quran dan perlakuan ajaran Islam sebenar ditonjolkan oleh baginda Rasulullah. Bukannya apa yang ditunjukkan oleh umat-umat Islam masa kini yang diperlihatkan sebagai ganas dan terlalu emosi akibat tekanan barat. Itulah sebabnya Wilders ini cuba memburukkan al-Quran dan Nabi Muhammad kerana ajaran Islam sebenar adalah bersumberkan dua pegangan ini. Pastinya orang bukan Islam yang mula hendak mengenali Islam cuba memahami Islam sebenar menerusi al-Quran dan perilaku Rasulullah akan tertarik dengan keindahan Islam dan ini takkan dapat dihalang oleh sesiapa pun dan Wilders cuba hendak menghalangnya melalui filem Fitna ini yang terang-terang cuba memburukkan al-Quran dan Rasulullah.

Saya setuju dengan pandangan yang dibuat oleh Setiausaha Agung Persatuan Kebangsaan Pelajar Islam Malaysia (PKPIM) yang menyeru supaya umat Islam perlu matang dalam menghadapi tindakan provokatif sebegini. Jangan terlalu beremosi, sebaliknya perlu ditangani secara bijaksana dan rasional.

Masyarakat Islam boleh mengambil tindakan mengikut saranan ulama terkemuka dunia, Prof Dr Yusuf Abdullah Al-Qaradhawi.

* Hujah-hujah ilmiah dan akademik perlu disebarkan untuk menyangkal tuduhan dan tohmahan yang dilemparkan terhadap Islam, dan hujah-hujah ini perlu diterbitkan dalam pelbagai bahasa agar masyarakat seluruh dunia dapat memahami Islam dengan sebenarnya.

* Masyarakat perlu meminta dan mendesak pihak kerajaan di negara masing-masing agar membuat pendirian tegas dan menyatakan bantahan secara rasmi bagi membuktikan bahawa dunia Islam tidak redha dengan sebarang tohmahan dan tuduhan yang dilemparkan.

* Respons dalam bentuk kesenian dan sebaran media perlu dilakukan kerana filem-filem dan rancangan televisyen boleh memainkan peranan yang sangat penting dalam menjelaskan sifat dan imej sebenar Islam.

* Umat Islam juga perlu memboikot produk-produk yang dihasilkan oleh negara-negara yang membenarkan rakyatnya menghina dan memfitnah Islam secara terang-terangan.

* Umat Islam sendiri perlu mendalami ilmu agama dan mengamalkan akhlak mulia sepertimana diajar Islam dan ditunjukkan oleh Nabi Muhammad s.a.w. agar tidak membentuk persepsi yang salah terhadap Islam.

Khamis, 27 Mac 2008

Temuduga Tertutup

Saya tertarik dengan perumpamaan ini yang diajukan oleh satu blog yang saya jumpa. Sama-sama kita fikirkan agar kita dapat bersedia lebih awal sebelum menghadiri temuduga ini. Semoga kita berjaya dalam temuduga ini bila tiba masanya kelak dan menjadi kakitangan yang menghuni di syurga.

TEMUDUGA TERTUTUP

AMARAN: Semua akan dikehendaki hadir tanpa sebarang pengecualian.

KEKOSONGAN JAWATAN:

A. Ahli Syurga Dari Awal.
B. Ahli Neraka Dari Awal.
C. Ahli Neraka Sementara Kemudian Akan Dilantik Jadi Ahli Syurga.

EMPAT GANJARAN LUMAYAN (KHAS UNTUK JAWATAN A):

1. Nikmat kubur.
2. Perlindungan di Padang Mahsyar.
3. Keselamatan Meniti Titian Sirat.
4. Syurga yang kekal abadi.

TARIKH TEMUDUGA:

Bila-bila masa secara adhoc bermula dari saat membaca iklan ini.

LOKASI TEMUDUGA:

Di dalam kubur (alam barzakh).

KELAYAKAN:

Anda tidak perlu bawa siji-sijil. Anda tidak perlu bawa pingat. Anda tidak perlu bawa wang atau harta (yang banyak). Anda tidak perlu berparas rupa yang cantik, hensem atau berbadan tegap atau seksi. Sila bawa dokumen asal Iman dan Amal.

PANEL/PENEMUDUGA:

Mungkar dan Nakir.

Isnin, 3 Mac 2008

Benteng Diri

Benteng Diri Dengan Mengingati Allah

Di dalam Al-Quran banyak ayat-ayat yang menerangkan akan kelebihan dan betapa pentingnya tentang zikrullah. Bagi orang-orang yang berfikir sudah tentu hal tersebut akan menjadi sebuah renungan yang mendalam. Apakah yang ada disebalik semuanya itu sehingga Allah berulang-ulang menjelaskan secara terperinci, sudah tentu ianya ada sesuatu yang sangat istimewa.

Seperti sudah kita maklumi bersama bahawa musuh yang nyata dan terbesar bagi manusia yang beriman adalah syaitan laknatullah, ia memang licik dan liat sekali, syaitan dan juak-juaknya tak akan membiarkan manusia beriman untuk mengingat Allah barang sedetik pun. Syaitan akan terus membuat rintangan dan halangan, fikiran kita selalu dibelokkan kepada unsur-unsur yang boleh melalaikan kita daripada mengingat Allah. Jangankan pada kita sedang mengurus hal ehwal dunia, malah sedang bersolat pun fikiran kita dibelok-belok.

Dari kenyataan itulah maka ulama tasawuf berijtihad mencipta gerakan zikrullah guna untuk membentengi diri daripada serangan syaitan yang datang dari berbagai arah. Sudah tentu ijtihad ini bukan sebarang ijtihad namun ianya berdasarkan firman tuhan di dalam Al-Quran yang bermaksud:
“Kemudian aku datangi mereka dari hadapan mereka serta belakang mereka, dan dari kanan mereka serta dari kiri mereka. Dan engkau tidak akan dapati kebanyakan mereka yang bersyukur” (Al-A’raaf : ayat 17).

Membentengi diri dengan zikrullah akan membawa dan menampakkan kehidupan yang tenteram, aman dan damai. Peribadi itulah yang akan dinamakan dengan peribadi yang tenang dan tenteram, berlindung dengan cara zikrullah adalah sebaik-baik perlindungan serta memperolehi kekuatan, kerana dengannya kita dapat menyandarkan diri kita sepenuhnya kepadaYang Maha Perkasa, iaitu pencipta langit dan bumi berserta seluruh isinya.

Kalau tidak bersandarkan kepada Yang Satu itu, maka kepada siapa lagi kita mengharapkan pertolongan. Dalam hadis Qudsi Allah s.w.t berfirman yang maksudnya :
“Laa Ilaaha Ilallah itu Aku, maka sesiapa masuk ke dalamnya maka masuklah ia ke dalam benteng Ku, dan barang siapa masuk ke dalam benteng Ku, maka amanlah ia dari azab Ku.”

Bahkan syaitan pun dengan terang-terang menyatakan bahawa dirinya akan hancur dengan kalimah ‘Laa Illaah Illallah’ sebagaimana yang telah disabdakan oleh Nabi Muhammad s.a.w dalam kitab Faidlul Qadir ; “Wajib bagi kamu sekalian berpegang teguh dengan kalimah ‘Laa illaha llallah’ dan memohon keampunan dengan kalimah itu, perbanyakkanlah mengamalkan kedua-duanya, maka sesungguhnya iblis berkata “Aku menghancurkan manusia dengan berbuat dosa-dosa, da manusia menghancurkan aku dengan kalimah ‘Laa Illaha Illallah’ dan beristighfar”. (HR Abi Ya’la dari Abu Bakar)

Sayugia diingatkan bahawa kita tidak tahu apakah kita akan dapat lagi menghirup udara sampai hari esok. Oleh itu sebelum kita dijemput oleh Allah untuk menghadap Nya maka bersegeralah kita mencari keampunan Allah s.w.t dengan memperbanyakkan zikrullah yang telah ditanamkan secara kukuh di dalam hati, kerana zikir ‘Laa Illaha Illallah’ adalah kalimat taubat, kalimah iman, kalimah lkhlas.

Paling tidak, ada empat jaminan bagi sesiapa yang sentiasa berzikir kepada Allah, selain ianya memperolehi rahmat daripada Allah, malaikat yang terus-terusan meminta ampun kepada Allah supaya mengeluarkan orang yang berzikir itu daripada belenggu kegelapan kepada kehidupan yang dipenuhi dengan cahaya dan kebaikan, serta dilabelkan menjadi orang yang beriman.

Sepertimana firman Allah yang bermaksud : “Hai orang-orang yang beriman, berzikirlah dengan menyebut nama Allah, dengan sebutan yang banyak dan bertasbihlah kamu kepada Nya di waktu pagi dan petang. Dialah yang memberi rahmat kepadamu dan malaikatnya memohon keampunan untukmu, supaya Dia mengeluarkan kamu dari kegelapan kepada cahaya yang terang, dan adalah Dia yang Maha Penyayang kepada orang-orang yang beriman.” (Al-Ahzaab : ayat 41-43)

Justeru itu setiap yang beriman mesti yakin bahawa jaminan itu bukan hanya sekadar kalimat yang bersifat menghibur, malah ianya adalah jaminan, itu adalah konkrit dari Allah s.w.t untuk hamba-hamba Nya yang sentiasa ingat kepada Nya. Mudah-mudahan kita semua tergolong dikalangan orang-orang yang selalu berzikir kepada Allah. “Amin”.